Divisi Pemasyarakatan Kanwil NTB melaksanakan “Test Urine” Bagi Jajaran Petugas Pemasyarakatan se Pulau Lombok

Terus Perangi Narkoba – Masih dalam progres yang sama, Test Urine bagi petugas pemasyarakatan dilakukan untuk terus memerangi Narkoba di lingkup Rutan, Cabang Rutan, Lapas dan LPKA jajaran Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat.

Senin (11/02/2019), Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Barat kembali melaksanakan Pencegahan dan Penindakan Keamanan dan Ketertiban di lingkup jajarannya dalam bentuk Test urine kepada petugas pemasyarakatan di Unit Pelaksana Teknis. Hal ini juga sejalan dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan beberapa waktu lalu tentang Langkah-langkah Progresif dan Serius Upaya Pemberantasan Narkoba di Rumah Tahanan Negara/Cabang Rumah Tahanan Negara, Lembaga Pemasyarakatan dan LPKA.

Kali ini pelaksana yang berkekuatan 15 orang dibagi menjadi dua tim dengan fokus test urine di lakukan di tiga UPT sekaligus. Tim pertama yang bertugas di Lapas Terbuka Klas IIB Mataram dan LPKA Mataram yang bertempat di Batukliang, sementara tim kedua menuju Rutan Klas IIB Praya. Test urine dilakukan terhadap seluruh pegawai dan CPNS yang bertugas.

Dwinastiti H, Bc.,IP,S.Sos.,MM selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan memimpin secara langsung kegiatan di Batukliang dengan agenda kegiatan test urine yang dibuka dengan penguatan integritas dan pentingnya tauladan yang baik sebagai pimpinan terhadap staf dan pegawai di lingkup UPT masing-masing. Tak lupa juga beliau mengingatkan tentang pentingnya Sosialisasi kepada WBP perihal Permenkumham No. 29 Tahun 2017 tentang tata tertib dalam Lapas dan Rutan.

“Kepala UPT jangan bosan mengingatkan kepada bawahannya, staffnya tentang teknis pelaksanaan kegiatan dan tugas-tugas pemasyarakatan” pungkasnya di tengah-tengah memberikan penguatan terhadap jajaran petugas pemasyarakatan di Batukliang. Karena hal ini merupakan tanggung jawab Ka UPT yang harus di laporkan.

Dengan kegiatan ini diharapkan tercipta kondisi Rutan/Cab. Rutan/Lapas dan LPKA bebas dari peredaran Narkoba, tentu saja harus dimulai dari petugas pemasyarakatan selaku pembimbing dan tauladan bagi WBP.

Jangan berhenti melangkah, Pemasyarakatan PASTI!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.