Kunjungi PN Selong dan Kejari Lotim, Tim Divpas NTB Bahas Pertukaran Data Online dan Overstaying

Kabid Pembinaan wakili Kadiv PAS laksanakan silaturahmi dengan PN dan Kejari Selong.

Selong – Maksimalkan terselenggaranya pertukaran data perkara pidana Teknologi Informasi dengan penerapan Teknologi Informasi dan pertukaran data antar institusi penegak hukum, Kabid Pembinaan Divisi Pemasyarakatan, Lalu Jumaidi, kunjungi PN dan Kejari Selong pada Senin, 23/08/2021.

Didampingi Tim yang terdiri dari empat orang pegawai kantor wilayah dan dua orang pegawai Lapas Selong, Lalu Jumaidi tiba di PN Selong pukul 11.00 WITA.

Kesempatan ini digunakan Lalu Jumaidi dan tim untuk membahas perkembangan Sistem Peradilan Pidana Terpadu berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) dengan Ketua Pengadilan Negeri Selong, Achmad Irfir Rochman, yang memang masih banyak terkendala. SPPT-TI atau pertukaran data dengan pengadilan Negeri Selong yang dapat dilakukan saat ini baru monitor putusan pidana melalui SIPP-PN Selong.

Masalah lain yang dibahas adalah terkait overstaying. Dalam hal ini pria paruh baya yang akrab disapa Achmad tersebut memberikan solusi untuk mendorong upaya meminimalisir overstaying seperti ini agar pihak Lapas bersurat kepada PN Selong dimana nantinya PN Selong akan meneruskan ke Mahkamah Agung baik melalui jalur formal maupun melakukan pendekatan melalui non formal.

Selanjutnya pukul 11.45 WITA Tim bertolak ke Kejaksaan Negeri Lombok Timur dan diterima oleh Kepala Kejari Lotim, Ida Made Oka Wijaya. Dengan pembahasan yang sama, Oka Wijaya menjelaskan bahwa CMS (Case Management System) masih belum terintegrasi dengan instansi lain. Pertukaran data yang saat ini berjalan masih seputar nomor putusan dan tahapan pembinaan saja, sementara status P48 dan BA-17 masih disampaikan secara manual.

Terkait Napi perempuan di Lapas Klas IIB Selong yang memiliki bayi dan balita, sesuai prosedur bahwa untuk anak yang berumur 1,5 tahun bisa dibawa masuk ke dalam lapas, namun untuk anak yang berumur 3 tahun Lalu Jumaidi meminta Kejari untuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

“Kami sudah menjalankan sesuai prosedur, jadi selanjutnya untuk penanganan anak bawaan Napi, Kejari bisa koordinasi dengan Dinsos Lotim,”ungkap Lalu Jumaidi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.