ntb.kemenkumham.go.id. Divisi Pemasyarakatan NTB. Siapa bilang hanya karena di balik jeruji mereka tak diberi ruang dan solusi? Faktanya seorang Narapidana juga bisa saja jadi pengusaha. Melalui program pembinaan Kemandirian di dalam Lapas dan Rutan, seorang narapidana akan diberikan bekal keterampilan yang nantinya dapat berguna saat mereka sudah bebas. Apa saja hasilnya, yuk intip progam pembinaan kemandirian di Lapas Rutan dan apa saja kreasi produknya.

Narapidana atau yang kerap disebut Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) adalah Warga Negara Indonesia yang dirampas kebebasannya oleh negara namun tetap diberikan hak-haknya selama menjalani pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jadi catat ya, mereka hanya di rampas kebebasannya. Nah oleh sebab itu mereka yang berada di dalam Lapas/Rutan menjadi tanggungan negara, sehingga mulai dari makanan, dan pembinaan secara fisik, rohani dan keterampilan akan tetap diberikan.

Pembinaan fisik contohnya diberikan melalui kegiatan olahraga bersama, pembinaan kerohanian diberikan melalui penyediaan sarana ibadah sesuai agama masing-masing dan pemberian ceramah keagamaan yang terjadwal. Sementara untuk Pembinaan Keterampilan akan diberikan sesuai dengan minat dan bakat dari tiap-tiap narapidana (WBP). Jenis-jenis pembinaan keterampilan yang diberikan pun bervariasi seperti pelatihan pembuatan cukli, keterampilan boga, pelatihan membatik, pelatihan pengelasan, otomotif, pertanian, peternakan maupun perkebunan dan masih banyak lagi jenis keterampilan lainnya.

Contoh saja seperti yang dilaksanakan oleh Lapas Perempuan Kelas III Mataram, yang beberapa waktu lalu telah bekerjasama dengan Balai Layanan Umum Daerah (BLUD) SMKN 5 Mataram dalam memberikan pelatihan batik ECOPRINT bagi para WBP. Kegiatan yang berlangsung selama 30 hari ini telah menghasilkan berbagai corak batik ecoprint yang cukup diminati di pasaran.

batik eco printing oleh napi LPP mataram
Napi di LPP Mataram mengerjakan batik eco printing

Lain lagi dengan Pembinaan keterampilan yang ada di Lapas Kelas IIA Lombok Barat. Jenis batik yang dikembangkan telah diberi merek dengan nama “Batik Gembok” atau singkatan dari Generasi Membatik Lombok. Beranjak dari sebuah pelatihan, kini para narapidana di Lapas Kelas IIA Lombok Barat bahkan mampu melayani pesanan hingga 50 lembar kain batik dalam sebulan. Omzetnya juga tidak sedikit, per lembar kain bisa dijual dengan harga hingga 800rb. Tentu saja ini membuat mereka (para narapidana ) ini, meskipun berada di balik terali besi tetap mampu mengembangkan diri dan membuka peluang untuk menjadi calon-calon pengusaha nantinya.

Batik gembok produksi lapas lombok barat
batik gembok di Lapas Kelas IIA Lombok Barat

Pentingnya peran serta pemerintah baik Pusat maupun daerah serta stakeholder terkait untuk menyediakan dan mendukung pelatihan keterampilan seperti ini sangat dibutuhkan dalam rangka memaksimalkan potensi diri dalam tiap-tiap narapidana. Pasalnya, Lapas dan Rutan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan yang akan membuat mereka sadar akan kesalahannya, namun juga sebuah sistem dimana proses perbaikan Hidup, kehidupan dan penghidupan mereka diupayakan semaksimal mungkin sehingga nantinya setelah bebas mereka punya pilihan untuk kembali menjalani hidup yang baik di tengah masyarakat.

Selain itu peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mendukung mereka setelah bebas dari Lapas/Rutan, karena dengan dukungan yang besar untuk berubah dan menjadi lebih baik, terutama sisi ekonomi, akan mampu meminimalisir tingkat kriminalitas dan pengulangan tindak pidana.

Yang perlu diingat adalah, mereka hanya dirampas kebebasannya, tapi hak-hak mereka untuk hidup dan berkembang tetap diberikan oleh negara. Selalu ada Peluang dan Kesempatan Kedua, karena mereka juga manusia.

batik eco print lpp matarams
batik eco print LPP Mataram Dipamerkan dalam berbagai event
batik eco print lpp mataram

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Quote of the week

"People ask me what I do in the winter when there's no baseball. I'll tell you what I do. I stare out the window and wait for spring."

~ Rogers Hornsby